AKU MENUNGGUMU

5 Jun 2013
Aku tetap menunggu meski kau kunjung memberikan kabar kepadaku. Hatiku bertalung rindu atas kepulanganmu. Dulu kau berjanji akan pulang tepat tanggal 1 Juni 2013. Lantas sampai hari ini, belum juga kudapati kau memberikan berita atas kepulanganmu. Saat keberangkatanmu dua tahun yang lalu, kau berjanji akan selalu menulis dan mengirimkan kabar kepadaku setiap bulannya. Namun sampai hari ini hanya 13 surat yang aku terima.

Aku pasrah dalam gelisahku. Aku hanya bisa menunggu dan menunggu. Menunggu janji kepulanganmu dan menunggu Surat Cintamu. Tidakkah kau ingat?, di patung sejarah kota Surabaya inilah dulu kita bertemu. Mengenal pandangan pertama. Mengenal sinar indah kelopak matamu. Dan mengenal gagah namamu. Kapten Bhirawa. Jujur, aku jatuh hati kepadamu kapten.

Bila rindu ini masih milikmu
Kuhadirkan sebuah tanya untukmu
Harus berapa lama aku menunggumu
Aku menunggumu aku menunggumu


Nada ponselku berbunyi, aku kenal baik dengan ringtone itu. Itu adalah ringtone yang kupasang khusus untuknya, untuk Bhirawa. "Hallo mas" ucapku riang, "aku diluar bukakan pintunya" sahutnya dari ujung telponku, aku heran. "Masuk aja, pintunya kan tidak ku kunci!" sahutku makin bingung. "tut tut tut" telpon itu ditutup. Aku sedikit berlari menuju pintu depan. "Selamat hari jadi pernikahan kita sayang" aku menangis, lantas memeluknya manja. "Hanya ini yang bisa kuberikan kepadamu" dia menarik tanganku dan memasangkan cincin cantik dijari manisku. "Terimakasih mas" sahutku, lantas dia kembali memelukku. Pelukan rindu yang menjadi obat mujarap rasa kangenku.



41 komentar:

  1. Kalah menang tidak jadi soal, yg penting exis dulu..

    BalasHapus
  2. Terima kasih atas partisipasi sahabat dalam Kontes Flash Fiction Senandung Cinta.

    Ikuti juga Kontes Unggulan Blog Review Saling Berhadapan di BlogCamp (http://abdulcholik.com)

    Salam hangat dari Surabaya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih Pakde atas stempelnya

      Hapus
  3. ciee , semangat ngontes maaas
    insyaalah aku nyusul :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ndok.

      Ayo ikutan biar tambah rame

      Hapus
  4. asooyy,,,keren bgd Lee. mimi sukaaaa....

    BalasHapus
  5. Balasan
    1. Terimakasih mas Bro, Abii

      Kalian selalu menginspirasiku

      Hapus
  6. manis ceritanya....sukses didunia persaingan kita ya..
    tapi tetep aku harus bisa mengalahkanmu..hihihihihi

    BalasHapus
  7. Kirain masnya lagi curcol gitchuuu...
    Jebule...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Tante Una.
      Kok unik sih CurCol, CurCol itu curhat colongan ya

      Heheheeee

      Hapus
  8. waaah, adegan terakhir sedikit mengejutkan, kirain, tokoh utama nikah dengan yang lain,seep...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan mas, itu menunggu kakandanya pulang yaitu Kapten Bhirawa

      Hapus
  9. Haha keren amat nih , romantis banget, sayangnya nih gk bisa ikut karna gak bisa buka Disini :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waktunya masih lama kok Mbk.

      Jadi masih ada kesempatan untuk ikutan.

      Hapus
  10. It is so sweet! :)
    Sukses yaaaa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih tante Alaika.

      Semoga tante juga sukses selalu.

      Hapus
  11. wah udah ikutan kontesnya pakdhe..sukses yaa :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbk Enny,

      Mumpung masih lama ayok ikutan juga.

      Terimakasih kunjungannya

      Hapus
  12. Langkah yang bagus nih, Jaswan. Tulisan di atas tinggal diperhalus aja :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih Tante, Pokoknya aku siap grak wes.

      Hapus
  13. Makasih yah udah mau menungguku -__-

    BalasHapus
    Balasan
    1. Heheeee nunggu apa Mas, Nunggu dikasih uang jajan ya.

      Aku juga mau?

      Hapus
  14. Sekian lama aku,, menunggu...
    Menunggu kedatanganmu..
    Bukankah dulu pernah berjanji...

    Datanglah... *rhido rhoma* :)

    Sukses..buat GA nya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaaaaa suka dangdut ya Mbk.

      Tp itu lagunya peterpan bukan ridho rhoma lo

      Makasih kunjungannya

      Hapus
  15. ada yang typo itu mas di paragraph pertama, harusnya itu "Aku tetap menunggu meski kau tak kunjung memberikan kabar kepadaku". :)

    sukses ngontesnya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih mbk,
      Saya masih belajar jadi banyak salah salahnya.

      Heheheeee

      Hapus
  16. waduh yg lagi kasmaran neh, eh salah ternyata buat kontes. salut mas. salam sukses selalu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah terimakasih ya Mas Rusydi.

      Semoga sukses selalu untuk anda.

      Hapus
  17. Hihihihi. . .

    Endingnya sweet banget, Mas.
    Gak lagi ngalamun, kan? :P

    Suykses ngontesnya, ya? :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahahaaaa doakan ya Mbk. Isyaallah akan di filemkan oleh saya sendiri.

      Haaaahahaaaaa.

      Ini masih belajar lo Mbk.

      Makasih apresiasinya

      Hapus
  18. Penantian yang indah hihi :3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tapi bukan lagunya Padi lo mbk, itu menanti sebuah jawaban.

      kalau ini menanti kekasih pulang.

      Terimakasih kunjungannya.

      Hapus
  19. Akhirnya penantiannya berujung dan berbuah manis ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbk rini, jadi ikutan tersendu sendu aku menulisnya.

      Fiksi pertama kok mbk.

      Heheheeee

      Hapus
  20. Balasan
    1. Itu bukan pantun mas, tapi itu liriknya Chrisye

      Makasih kunjungannya

      Hapus